Orientasi Studi Mahasiswa Baru 2019/2020.1

UNIVERSITAS Terbuka (UT) Samarinda menggelar orientasi mahasiswa baru (maba) untuk mengenalkan sistem pembelajaran secara mandiri yang ikuti 2.700 mahasiswa se-Kalimantan Timur. Untuk mahasiswa Samarinda dan Kutai Kartanegara, orientasi dipusatkan di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalimantan Timur, Jalan HAMM Rifaddin, Sabtu (7/9) sampai Minggu (8/9). Direktur Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) UT Samarinda Rusna Rista mengatakan, kegiatan orientasi ini rutin dilaksanakan tiap 2 kali dalam setahun.“Mereka mengikuti orientasi sebelum masuk masa perkuliahan atau masuk pelajaran kampus. Dilaksanakan saat penerimaan mahasiswa baru Januari sampai Juli dan Juli sampai Desember,” ujar Rusna. Penerimaan mahasiswa baru di UT Samarinda dilangsungkan 2 gelombang.  Yaitu gelombang semester ganjil dan genap. Peserta yang hadir dari Samarinda dan Kutai Kartanegara  berjumlah 500 mahasiswa baru.“Untuk hari pertama lebih ke pengenalan UT dan untuk hari kedua lebih ke teknis belajar secara online dan bagaimana meraih sukses belajar di UT,” ungkapnya. Orientasi mahasiswa baru di UT Samarinda, menurut Rusna, lebih menekankan kepada peserta agar lebih memahami pembelajaran mandiri saat menempuh kuliah di UT. “Jadi intinya menanamkan kepada mahasiswa karena tidak sama dengan dengan universitas lain,” tambahnya.Meski demikian, Rusna mengakui banyak pandangan miring yang mengatakan bahwa berkuliah di UT bakal membutuhkan waktu lama untuk lulus. Menanggapi itu Rusna meluruskan bahwa hal tersebut bisa dihindari jika mahasiswa mengerti dengan sistem belajar di UT. Hal itulah yang ditekankan selama 2 hari masa orientasi di UT.“Yang terpenting ikuti peraturan dan rajin mengerjakan tugas. Pola layanan juga kami perbaiki. Mahasiswa UT  bisa lulus tepat waktu dan bisa  meraih IPK sesuai target selama mengikuti aturan-aturan yang sudah kami tetapkan,” tegasnya. Sebagai informasi mahasiswa baru yang masuk tahun ini secara nasional sebanyak 74 ribu. Sedangkan di Kaltim tercatat 2.700 mahasiswa. “Tren kami terus meningkat tiap tahun semoga dibarengi dengan  dengan meningkatnya SDM saat ini” tutupnya.

Ari Iskandar