Sangatta, 9 Agustus 2026 – Ratusan mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) mengikuti kegiatan Layanan Pendukung Keterampilan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) dalam rangkaian Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) yang dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 8–9 Agustus 2026, di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru di Kutai Timur untuk mengenal lebih dekat sistem pembelajaran, layanan, serta lingkungan akademik Universitas Terbuka.

Kegiatan LPKBJJ dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Dalam sambutannya, Mahyunadi menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada para mahasiswa yang memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Ia berharap kesempatan menempuh pendidikan di UT dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan LPKBJJ diisi oleh para civitas academica Universitas Terbuka yang memberikan berbagai materi pengenalan mengenai UT. Mahasiswa baru mendapatkan pemahaman mengenai sistem pendidikan jarak jauh, proses pembelajaran, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan agar dapat menjalani perkuliahan dengan baik.
Mahyunadi turut menekankan bahwa sistem pembelajaran UT yang fleksibel tetap membutuhkan kedisiplinan, kemandirian, dan komitmen dari setiap mahasiswa. Menurutnya, fleksibilitas dalam belajar bukan berarti tanpa tantangan. Justru, kemampuan mengatur waktu dan bertanggung jawab terhadap proses belajar menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tangguh.


Dalam kesempatan tersebut, Mahyunadi juga mengingatkan bahwa pembangunan Kutai Timur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi turut ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Karena itu, ia mendorong mahasiswa baru UT untuk bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan serta membangun kemampuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan daerah.
Ia berharap para mahasiswa dapat menjadikan OSMB dan LPKBJJ sebagai momentum untuk menumbuhkan semangat belajar, memperkuat kemandirian, serta mempersiapkan diri menghadapi proses pendidikan jarak jauh. Mahasiswa juga diharapkan memiliki integritas, etika, dan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di Kutai Timur.
Pada hari kedua, Minggu, 9 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai latihan yang dirancang untuk membantu mahasiswa memahami dan mempraktikkan materi yang telah diperoleh. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab dan diskusi antara mahasiswa baru dengan civitas academica UT.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai Universitas Terbuka, tetapi juga mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai pola belajar yang akan mereka jalani selama menjadi mahasiswa. Interaksi secara langsung juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan pertanyaan maupun berbagai hal yang masih ingin diketahui terkait proses perkuliahan di UT.

Pelaksanaan LPKBJJ selama dua hari ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa baru sebelum memasuki proses perkuliahan di Universitas Terbuka. Dengan pengenalan UT, latihan belajar, serta interaksi bersama civitas academica, mahasiswa baru Kutai Timur diharapkan semakin siap menjalani pendidikan tinggi dan kelak mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. (rxi-ut50)