Skip to content

Komisi I DPRD Mahakam Ulu Kunjungi UT Samarinda, Bahas Akses PJJ untuk Daerah Terpencil

Samarinda, 4 Maret – Universitas Terbuka Samarinda menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Mahakam Ulu dalam rangka konsultasi terkait akses dan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi masyarakat daerah terpencil, khususnya di Kabupaten Mahakam Ulu.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor UT Samarinda tersebut menjadi forum diskusi strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi khususnya UT Samarinda di wilayah Mahakam Ulu.

Rombongan DPRD Mahakam Ulu dipimpin Ketua Komisi I Martin Hat, didampingi Wakil Ketua Komisi I Nor Lili Bulan serta anggota DPRD lainnya, yakni , Kirung Ding, Mendan Lahang, Flesia Win, Geh Luhat, dan Agustinus Tului.

Sementara itu, pihak UT Samarinda dihadiri langsung oleh Direktur UT Samarinda Rusna Ristasa, Manajer Keuangan, Sumber Daya dan Umum Heri Indrawan, Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi dan Ujian Haris Masri, serta Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan dan Alumni.

Pada kesempatan tersebut, Direktur UT Samarinda Rusna Ristasa menyampaikan apresiasi atas perhatian DPRD Mahakam Ulu terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah terpencil.

“Kami mengapresiasi perhatian DPRD Kabupaten Mahakam Ulu terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah terpencil khususnya di Mahakam Ulu yang juga menjadi salah satu fokus UT untuk senantiasa menjangkau yang tidak terjangkau,” ungkap Rusna Ristasa.

Ia menjelaskan bahwa sistem PJJ yang diterapkan UT dirancang untuk memberikan fleksibilitas belajar tanpa batasan ruang dan waktu, sehingga sangat relevan bagi masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan infrastruktur pendidikan. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, tutorial daring, serta dukungan layanan akademik yang terus ditingkatkan, UT berupaya memastikan mahasiswa tetap mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas.

Dalam diskusi tersebut, Komisi I DPRD Mahakam Ulu juga menggali lebih dalam mengenai informasi terkait perkuliahan di UT, perkembangan proses belajar jarak jauh. Sementara dari pihak UT Samarinda menyampaikan mengenai peluang perluasan perpanjangan tangan UT Samarinda yakni SALUT di wilayah-wilayah yang belum terjangkau sebelumnya di Mahakam Ulu. Tidak kalah penting, pembahasan juga menyinggung peluang dan skema beasiswa bagi mahasiswa asal Mahakam Ulu, baik yang bersumber dari pemerintah daerah, kerja sama kelembagaan, maupun program bantuan pendidikan dari UT, guna memastikan masyarakat kurang mampu tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara UT Samarinda dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan merata. Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi lintas lembaga sangat penting untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah terpencil, sehingga mampu bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. (rxi-ut50)