Samarinda, 20 September 2026 — UT Samarinda mewisuda sebanyak 1.688 lulusan pada Wisuda Daerah Periode II Tahun 2026 yang digelar di Convention Hall Sempaja Samarinda, Minggu (20/9). Sebanyak 1.052 wisudawan hadir secara langsung mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan.
Wisuda dihadiri Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi, Layanan Jarak Jauh dan Alumni UT Paken Pandiangan yang mewakili Rektor Universitas Terbuka, Dekan FKIP UT Ucu Rahayu, Guru Besar FKIP UT Maximus Gorky Sembiring, Ketua II IKA-UT Yenny Purnama, serta Direktur UT Samarinda Rusna Ristasa.
Turut hadir Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Siti Farisyah Yana yang mewakili Gubernur Kalimantan Timur, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mahakam Ulu Gohen Merang Sapulete, jajaran pimpinan UT Samarinda, civitas akademika, mitra dan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) se-Kalimantan Timur, serta keluarga para wisudawan.
Mewakili Rektor UT Ali Muktiyanto, Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi, Layanan Jarak Jauh dan Alumni UT Paken Pandiangan menyampaikan pesan kepada para wisudawan agar menjadikan keberhasilan akademik sebagai awal dari kontribusi yang lebih luas.
“Kepada para wisudawan, jangan pernah melupakan orang-orang yang telah turut berjuang dan mendampingi perjalanan Saudara. Jadikan keberhasilan hari ini sebagai awal untuk memberikan manfaat yang lebih besar kepada keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya saat membacakan sambutan Rektor UT.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran UT Samarinda atas komitmen dan kerja keras dalam memberikan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat di Kalimantan Timur dan wilayah sekitarnya.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari momentum wisuda. Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, para lulusan diharapkan tidak hanya membawa capaian akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat melalui pengetahuan dan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UT.
Direktur UT Samarinda Rusna Ristasa, menyebut Wisuda Periode II Tahun 2026 sebagai momentum yang tidak hanya menjadi simbol akademik, tetapi juga perayaan atas ketekunan dan kegigihan masyarakat Kalimantan Timur dalam menempuh pendidikan.
“Wisuda Periode II Tahun 2026, sebuah momentum yang bukan hanya simbol akademik, tetapi juga perayaan ketekunan, kegigihan, dan semangat masyarakat Kalimantan Timur,” ungkap Rusna.
Ia menggambarkan perjalanan pendidikan para lulusan melalui karakter yang lekat dengan Kalimantan Timur.
“Di tanah ini, mereka belajar bahwa hidup adalah perjalanan panjang—setangguh kayu ulin yang tak lapuk ditelan waktu, segigih air Sungai Mahakam yang mengalir tanpa henti, dan sekuat batubara yang ditempa tekanan bumi, menyimpan bara yang tak lekas padam,” tuturnya.
Rusna juga menyampaikan apresiasi kepada UT dan seluruh civitas akademika yang terus berkontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi serta pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan Timur.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menilai keberadaan UT memiliki peran penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.
Hal tersebut disampaikan Siti Farisyah Yana yang mewakili Gubernur Kalimantan Timur. Menurutnya, sistem pendidikan UT yang fleksibel memberikan kesempatan kepada masyarakat dengan berbagai latar belakang untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas dan tanggung jawab yang dijalankan.
“Keberadaan UT memiliki arti penting, dengan sistem pendidikan yang fleksibel, UT memberikan kesempatan kepada masyarakat dengan berbagai latar belakang untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas dan tanggung jawab yang dijalankan,” jelasnya.
Ia menambahkan, karakteristik wilayah Kalimantan Timur yang luas membuat perluasan akses pendidikan menjadi bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia secara lebih merata.
“Bagi Kalimantan Timur yang memiliki wilayah yang luas, perluasan akses pendidikan seperti ini menjadi bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia secara lebih merata,” lanjutnya.
Usai rangkaian sambutan, prosesi wisuda dilanjutkan dengan penyerahan ijazah dan ucapan selamat kepada para wisudawan. Prosesi tersebut menjadi rangkaian utama sebelum penutupan Wisuda Daerah UT Samarinda Periode II Tahun 2026.
Wisuda UT Samarinda Periode II Tahun 2026 menjadi penanda capaian akademik bagi 1.688 lulusan sekaligus momentum untuk melangkah ke tahap berikutnya. Bagi para lulusan, gelar akademik yang diraih diharapkan menjadi bekal untuk terus berkarya, mengembangkan kompetensi, serta memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan Kalimantan Timur.
Dengan semangat tersebut, UT Samarinda terus berkomitmen menghadirkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat sekaligus berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan Timur dan wilayah sekitarnya. (rxi-ut50)