Skip to content

Ujian Semakin Fleksibel, UT Samarinda Sukses Gelar Trial UO Berbasis Android

Samarinda, 10 Mei 2026 — Universitas Terbuka Samarinda melaksanakan kegiatan Trial Ujian Online (UO) Berbasis Android secara serentak di tiga lokasi, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah inovatif UT dalam menghadirkan sistem ujian yang lebih fleksibel, modern, dan mudah diakses oleh mahasiswa.

Pelaksanaan trial dilakukan di Kantor UT Samarinda dengan peserta sebanyak 70 mahasiswa, SMA PGRI Berau yang diikuti 81 mahasiswa, serta Gedung Kesenian Balikpapan dengan jumlah peserta terbanyak yakni 262 mahasiswa. Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh 413 mahasiswa peserta trial UO berbasis Android.

Di Kantor UT Samarinda, Direktur UT Samarinda, Rusna Ristasa hadir langsung meninjau pelaksanaan kegiatan dan memastikan seluruh proses trial berjalan lancar. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan penuh terhadap inovasi sistem ujian berbasis digital yang mulai diterapkan UT.

Sementara itu di Berau, kegiatan di SMA PGRI Berau turut dipantau oleh Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi dan Ujian, Haris Masri. Ia memastikan pelaksanaan trial berlangsung tertib dan sesuai harapan.

“Inovasi UO berbasis Android ini adalah komitmen kami untuk memastikan bahwa proses evaluasi belajar di UT tetap relevan dengan perkembangan zaman—aman secara sistem dan mudah secara akses,” ujar Haris.

Sedangkan di Gedung Kesenian Balikpapan, kegiatan yang diikuti 262 mahasiswa tersebut turut ditinjau langsung oleh Manajer Keuangan, Sumber Daya dan Umum, Heri Indrawan, guna memastikan jalannya trial sesuai tujuan dan harapan institusi.

Ujian Online berbasis Android ini menjadi terobosan baru UT dalam memudahkan fasilitas ujian bagi mahasiswa. Selain lebih mudah diakses karena hampir seluruh mahasiswa memiliki ponsel pintar, sistem ini juga menjadi langkah nyata menuju era digitalisasi layanan pendidikan tinggi.

Ke depan, mahasiswa diharapkan dapat mengikuti ujian dari mana saja dengan dukungan pengawasan otomatis melalui sistem terintegrasi berbasis perangkat Android masing-masing. Inovasi ini dinilai mampu memberikan manfaat besar terutama dalam hal fleksibilitas layanan ujian.

Dengan keberhasilan pelaksanaan trial UO berbasis Android ini, UT berharap sistem serupa nantinya dapat diimplementasikan di seluruh UT daerah di Indonesia sehingga akses pendidikan dan layanan ujian semakin merata.

Direktur UT Samarinda, Rusna Ristasa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya UT untuk terus meningkatkan fleksibilitas pelayanan kepada mahasiswa.

“Ujian berbasis Android ini akan menjadi bukti fleksibilitas UT untuk bisa senantiasa melayani ujian seluruh mahasiswa agar tetap terfasilitasi,” pungkasnya.(rxi-ut50)