Skip to content

UT Samarinda Gelar LPKBJJ Serentak di Empat Kabupaten/Kota, Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Perkuliahan Jarak Jauh

Kalimantan Timur, 9 Agustus 2026 – UT Samarinda kembali menyelenggarakan rangkaian Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) bagi mahasiswa baru pada Sabtu–Minggu, 8–9 Agustus 2026. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya di Wilayah Kota Samarinda, kegiatan kali ini digelar secara serentak di empat wilayah Kalimantan Timur, yakni Kutai Barat, Kutai Timur, Berau, dan Paser.

Pelaksanaan LPKBJJ di masing-masing daerah berlangsung di Gedung Aji Tulur Jejangkat, Kutai Barat; Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur; Hotel Mercure Berau; serta Hotel Kyriad Sadurengas Paser. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembekalan awal mahasiswa baru agar mereka lebih mengenal Universitas Terbuka sekaligus memiliki kesiapan dalam mengikuti sistem pembelajaran jarak jauh.

Pada hari pertama, Sabtu, 8 Agustus 2026, mahasiswa mendapatkan berbagai materi pengenalan Universitas Terbuka. Materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai UT, sistem pendidikan jarak jauh, layanan akademik, serta berbagai fasilitas pendukung pembelajaran yang dapat dimanfaatkan selama menjalani studi.

Melalui sesi pengenalan tersebut, mahasiswa diajak untuk lebih dekat dengan kampus barunya. Pemahaman sejak awal mengenai karakteristik pembelajaran di UT diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, sekaligus kecintaan mahasiswa terhadap almamater.

Pelaksanaan kegiatan di empat wilayah tersebut turut dihadiri oleh para pimpinan dan civitas akademika UT Samarinda yang memberikan beragam materi kepada mahasiswa baru. Di Paser, kegiatan dihadiri langsung oleh Direktur UT Samarinda, Rusna Ristasa. Sementara itu, kegiatan di Kutai Timur dihadiri oleh Manajer Keuangan, Sumber Daya dan Umum, Heri Indrawan, sedangkan kegiatan di Berau dihadiri oleh Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan dan Alumni, Ernayanti Nur Widhi.

Kehadiran para pimpinan UT Samarinda tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus perhatian institusi terhadap mahasiswa baru yang tersebar di berbagai wilayah Kalimantan Timur. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan civitas akademika UT Samarinda dan memperoleh penjelasan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan perjalanan akademik mereka.

Memasuki hari kedua, Minggu, 9 Agustus 2026, mahasiswa mendapatkan materi yang lebih menitikberatkan pada latihan dan strategi belajar di Universitas Terbuka. Peserta dibekali pemahaman mengenai bagaimana mengatur proses belajar secara mandiri, mengikuti kegiatan akademik, serta membangun kebiasaan belajar yang sesuai dengan karakteristik pendidikan jarak jauh.

Materi disampaikan secara interaktif sehingga mahasiswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga diajak untuk memahami dan mempraktikkan berbagai strategi yang dapat membantu mereka sukses menjalani perkuliahan di UT. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai pola belajar yang akan mereka jalani selama menjadi mahasiswa.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan adanya kuis interaktif yang melibatkan mahasiswa baru di setiap lokasi. Berbagai pertanyaan seputar Universitas Terbuka, layanan akademik, hingga strategi belajar menjadi bagian dari permainan yang mendorong mahasiswa untuk aktif berpartisipasi. Beragam hadiah juga disiapkan bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan maupun memenangkan permainan.

Kehadiran Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) di masing-masing wilayah turut memberikan warna penting dalam pelaksanaan LPKBJJ. Sebagai mitra UT di daerah, SALUT turut berpartisipasi mendampingi mahasiswa baru sekaligus memberikan dukungan dalam hal pelayanan administrasi. Keberadaan SALUT diharapkan dapat semakin memudahkan mahasiswa dalam memperoleh layanan dan informasi yang dibutuhkan selama menempuh pendidikan di Universitas Terbuka.

Pelaksanaan LPKBJJ di Kutai Barat, Kutai Timur, Berau, dan Paser menunjukkan komitmen UT Samarinda dalam memastikan mahasiswa baru di berbagai wilayah Kalimantan Timur mendapatkan pembekalan yang setara. Tidak hanya memperkenalkan kampus, kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk membangun kesiapan mahasiswa dalam menjalani proses pembelajaran yang menuntut kemandirian, kedisiplinan, dan kemampuan mengelola waktu.

Dengan terlaksananya rangkaian LPKBJJ di empat kabupaten tersebut, UT Samarinda terus memperkuat layanan pendukung bagi mahasiswa di daerah. Kolaborasi antara civitas akademika UT Samarinda dan SALUT di setiap wilayah menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran jarak jauh yang semakin dekat, mudah diakses, dan mampu mendukung mahasiswa hingga mencapai kesuksesan akademik. (rxi-ut50)