Samarinda 28 Februari – Sebanyak 516 mahasiswa baru mengikuti kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka (UT) Samarinda pada 28 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung serentak di tiga wilayah, yakni Kutai Timur, Kutai Barat, dan Berau, dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Di Kutai Timur, OSMB dilaksanakan di Gedung Serba Guna dan diikuti 212 mahasiswa baru. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur UT Samarinda, Rusna Ristasa. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa UT hadir bukan sebagai kompetitor perguruan tinggi konvensional, melainkan sebagai mitra strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi.
“Kehadiran Universitas Terbuka di Indonesia bukanlah kompetitor bagi universitas konvensional melainkan sebagai mitra. UT hadir bagi calon mahasiswa yang tidak dapat terjangkau oleh universitas konvensional sehingga menjadi pilihan yang tepat, salah satunya bagi mahasiswa di Kutai Timur,” ungkapnya.

Turut hadir Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan UT di wilayahnya. Ia menyebut keputusan para mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di UT sebagai langkah tepat dan membanggakan demi masa depan serta kontribusi bagi daerah.

Sementara itu, di Kutai Barat, OSMB digelar di Gedung Aji Tulur Jejangkat dengan diikuti 98 mahasiswa baru. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya orientasi mahasiswa baru di daerahnya.
“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan orientasi studi mahasiswa baru UT yang diadakan di Kutai Barat. Semangat dan selamat kepada seluruh mahasiswa baru, semoga sukses hingga nanti wisuda,” ujar Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin

Di Berau, kegiatan dilaksanakan di Mitra Klasik Hallroom dan diikuti 206 mahasiswa baru. Acara dibuka oleh Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi, dan Ujian UT Samarinda, Haris Masri, yang secara simbolis menyematkan jas almamater kepada salah satu mahasiswa baru sebagai tanda dimulainya kegiatan.
OSMB sendiri merupakan bagian dari rangkaian Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) yang dilaksanakan selama dua hari. Pada hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ).
Sebagai perguruan tinggi yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh, UT menekankan pentingnya kemandirian mahasiswa dalam proses belajar. OSMB bertujuan mengenalkan lingkungan akademik UT, memberikan pemahaman terkait mekanisme perkuliahan hingga bagaimana memaksimalkan pemanfaatan sarana dan fasilitas akademik yang ada di UT.

Materi yang disampaikan meliputi Konsep dan Prinsip Perguruan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ), proses registrasi, tata cara mengikuti pembelajaran dan perkuliahan, hingga sistem ujian di UT. Seluruh narasumber dari civitas akademika UT memaparkan materi secara interaktif disertai sesi tanya jawab, sehingga suasana kegiatan berlangsung dinamis dan komunikatif. (rxi-ut50)